SBY Didiagnosis Mengidap Kanker Prostat, Kenali Faktor Risikonya

SBY Didiagnosis Mengidap Kanker Prostat, Kenali Faktor Risikonya – Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan melakukan medical check-up dan perawatan di luar negeri dalam waktu dekat. Sesuai dengan diagnosa dari Tim Dokter, SBY mengalami kanker prostat.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan baik melalui metode MRI, biopsi, Positron Emission Tomography (PET) Specific Membrane Antigen (SMA) Scan dan pemeriksaan yang lain, kanker prostat yang diderita oleh Bapak SBY masih berada dalam tahapan (stadium) awal,” ujar Staf Pribadi SBY, Ossy Dermawan dalam keterangan, Selasa (2/11).

Faktor Risiko Kanker Prostat

Kanker prostat adalah jenis kanker yang umum pada pria, tetapi kanker ini sangat dapat diobat apabila diketahui pada kondisi awal. Penyakit ini dimulai di kelenjar prostat, yang berada di antara penis dan kandung kemih.

Satu dari sembilan orang, bahkan bisa didiagnosis menderita kanker prostat selama hidup mereka, namun, hanya satu dari 39 orang yang akan meninggal karena penyakit ini. Artinya, saat kanker prostat diketahui lebih awal, seperti yang dialami kanker prostat SBY yang masih stadium awal, maka perawatan medis untuk mengobati penyakit ini akan jauh lebih mudah, dan pasien bisa sembuh. Sekitar 80 persen pria yang mencapai usia lanjut, 80 tahun, memiliki sel kanker di prostat mereka.

Selain itu, ada beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan seseorang mengalami kanker prostat, antara lain sebagai berikut.

1.Usia Hal yang paling meningkatkan peluang terkena kanker prostat adalah usia.

Faktor risiko kanker prostat terjadi pada sekitar dua pertiga dari semua kanker ini terdiagnosis pada pria berusia 65 tahun ke atas. Akan tetapi semakin tua usia, maka semakin tidak agresif penyakitnya, terutama setelah usia 70 tahun.

TRENDING  Jika Setiap Doa Dikabulkan Dengan Cepat Maka Kau Tidak Akan Tahu Nikmatnya Merayu Dalam Sujud yang Panjang

2. Riwayat keluarga Pria dengan kerabat atau keluarga yang memiliki riwayat kanker prostat, dianggap berisiko lebih tinggi. Memiliki ayah atau saudara laki-laki dengan penyakit ini, maka lebih dari dua kali lipat kemungkinan untuk memiliki kanker prostat. Maka, disarankan pria dengan kanker prostat dalam keluarga mereka harus mulai diskrining pada usia 40 tahun.

3. Banyak terjadi pada ras tertentu Faktor risiko kanker prostat juga diketahui terjadi sekitar 60 persen lebih sering pada pria Afrika-Amerika daripada pria kulit putih Amerika. Ketika didiagnosis, kanker lebih mungkin menjadi stadium lanjut. Akan tetapi, pada pria Jepang dan Afrika yang tinggal di negara asal mereka memiliki tingkat kanker prostat yang cenderung lebih rendah. Jumlah kelompok-kelompok ini meningkat tajam ketika para pria yang berimigrasi ke Amerika Serikat. Orang Afrika-Amerika disarankan harus memulai tes kanker prostat pada usia 50 tahun.

Dokter mengatakan tidak tahu mengapa ras yang berbeda memiliki tingkat faktor risiko kanker prostat yang berbeda, tetapi mereka menduga bahwa hal ini bisa jadi dipengaruhi oleh lingkungan, misalnya.

  • Diet tinggi lemak
  • Lebih sedikit waktu di bawah sinar matahari
  • Logam berat seperti kadmium
  • Hal-hal yang menyebabkan infeksi Kebiasaan merokok.

Incoming search terms:

Risiko Kanker Prostat ,SBY ,SBY Sakit

About Faisal

Semakin keras kamu bekerja untuk sesuatu, semakin besar perasaanmu saat mencapainya

Check Also

ismail

Hari Pahlawan, Ismail Marzuki Tampil di Google Doodle Hari Ini

Hari Pahlawan, Ismail Marzuki Tampil di Google Doodle Hari Ini – Untuk mengenang jasa pahlawan …